Anugerah Terindah… friends and friend

March 8th, 2008 by punyadina

Saturday, drizzling rain….

Something happened to me yesterday, buat gw berpikir, betapa banyak yang udah berubah… Mmmm… (sambil meneguk cokelat panas beraroma vanilla, i’m wondering) jangan-jangan gw yang udah banyak berubah?!

Akhir-akhir ini gw dilanda kerinduan hebat akan teman2 gw… saat2 ngumpul bareng, waktu2 ketawa bareng, sedih2an bareng, sampe waktu lagi bete2an juga dikangenin. Pada kemana ya? or jangan2… lagi2 gw yang menghilang (oooppss!!).

Beberapa waktu yang lalu gw baca artikel tentang arti hidup… tenyata emang bener ya kalo temen2 itu termasuk komponen penting yang bisa buat hidup kita terasa bermakna… (jadi tambah kangen deh sama temen2)

Oia, akhir2 ini juga, gw belajar banyak tentang makna…. tentang rasa, tentang emosi, tentang self respect… hal2 yang dulu gak terlalu gw resapi artinya… mengherankan banget kalo semua itu bisa merubah cara pandang gw terhadap sesuatu… mungkin salah satu proses pendewasaan diri juga ya?? however, i believe that people changed…

Adalah seorang Danang Arif Wibowo yang membuka hati dan pikiran gw, i learn so much from him… ternyata pengaruhnya begitu hebat di diri gw, don’t know why hal2 yang pada awalnya membuat gw merasa gak nyaman,pada akhirnya i found that actually it’s suitable for me… aneh ya? atau selama ini gw yang gak terlalu care sama diri sendiri sampe gak tau apa yang suitable or not buat gw… hmmmm… (make me wondering sekali lagi, this time sambil menyuap spagetti schotel saus daging) it’s like he knows me better that i do…

Mengingatkan gw untuk bersyukur sekali lagi akan anugerah terindah yang telah Allah berikan … menyadarkan gw juga kalo kerinduan gw akan temen2 ternyata bisa sedikit berkurang… (bukankah setiap pasangan kita adalah teman yang bisa diajak berbagi apa pun?!)

Mmmmm… (kali ini without anything to eat or drink) i do looking forward for hanging out with friends… this time probably, having barbeque party at our house (maybe it’ll be just a small boarding house, but it called home) :)

A Short Fragment For You

March 24th, 2007 by punyadina

Setelah hampir 4 bulan gak bisa online dan terasing dari komunitas temen-temen di milis, akhirnya sekarang bisa muncul lagi… itu pun karena dorongan hati yang cukup besar untuk nulis lagi.

Percaya gak, kalo tokoh cowok manis yang tampak perfect dalam novel (mostly novel remaja or known as teenlit) might come true in ur life?? cowok yang manis, baik hati, perhatian, sayang , rela ngelakuin apa aja buat lo, ngehormatin lo, etc… etc… yang biasanya cuma lo mimpiin doang sambil berharap ‘coba cowok gw bisa sedikit kaya gitu ya??’
This is happened to me… (get real???) probably, gak se-ekstrim keadaan yang di atas, tapi i feel that he’s the one that i usually found in a novel that i read. at least, dari semua perhatian yang dia kasih… gw merasa seperti cewek di novel yang bahagia karena cowoknya begitu ‘unreal’….

Actually, i just wanna share some sentences that i wrote quite long ago (it’s a part of a short novel that i’ve been writing)… And this short fragment is for you…

                                                                        * * *


Maya meremas kertas tissue dengan
print nama sebuah kafe di atasnya, dilemparnya ke dalam tong sampah di pojok
kamarnya dan terhenyak lemas di atas tempat tidur. Dipandangnya tembok kosong
di hadapannya dengan pikiran yang mengembara.

Ada apa? Kenapa? Ku pikir setelah semua masalah dengan Andre
beres, setelah aku berhasil meninggalkan dia, masalahnya bakal kembali lagi
tentang berapa lama aku sanggup menunggu seorang Adi. Tapi, kenapa aku harus
lagi-lagi dihadapkan pada masalah yang sama? Aku tidak mau selingkuh… aku
tidak mau selingkuh.

             

“ Kamu udah baikan, May?” Suara Bima
saat itu membuyarkan lamunan Maya.

“ Hmm.” Jawab Maya sambil tersenyum
memaksa, kepalanya kembali terasa pusing. Dipandangnya kotak kue dihadapannya, kenapa Bima harus repot-repot beli ini
untukku? Kenapa Bima harus curi waktu istirahat siangnya untuk sekedar anter
kue ini?

“ Gak pa-pa kan, May?” Tanya Bima
lagi seraya menyentuh dahi Maya, “ kamu masih panas tuh!”

“ Sedikit.”

“ Kamu istirahat lagi aja ya!”
Ujarnya seraya berdiri, “ aku mau balik ke kantor, istirahat siangnya tinggal
15 menit lagi nih! Cepet sembuh ya!”

Sesaat Maya tercenung, kemudian
tersadar saat Bima menyalakan mesin motornya. Setengah berlari ia menuju pintu
pagar, “ Bima..” Serunya, “ makasih ya!”

Bima melambai dan melaju cepat,
meninggalkan suara deru motor di belakangnya. 

Bima, apa yang harus aku lakukan? Apa yang harus aku bilang
ke kamu? Kamu tau kan aku punya Adi? Tapi, kenapa kamu masih kaya gitu? Kenapa
kamu baik sekali sama aku?

                                                         *

“ May, nonton yuk!”

“ Emang ada film apa?” Tanya Maya.

“ Kita liat aja dulu, kalo ada yang
bagus nonton..”

“ Kalo gak ada?” Potong Maya.

“ Kalo gak ada…” Jawab Bima, “ ya,
jalan-jalan aja.”

“ Mmm…”

“ Jangan lupa bawa jaket ya!” Ujar
Bima lagi tanpa menunggu jawaban Maya, “ kayanya bakal ujan, ntar Maya
kedinginan.”

“ Mmm… “ Gumam Maya lagi, “ OK,
deh!”

“ Kalo gitu biar aku jemput jam 4
ya!”

Dan sore itu hujan mengguyur Bandung
dengan lebat. Maya dan Bima terpaku di teras depan rumah kos Maya.

“ Yah, gak jadi nonton deh!” Ujar
Bima, “ Maaf ya , May!”

“ Kenapa harus minta maaf sih, Bim?”

Bima tersenyum. Maya merasakan
keteduhan yang dalam dalam matanya.

“ Aku bikinin teh anget ya!” Ujar
Maya seraya beranjak ke dapur.

“ Gak ngerepotin kan?”

Maya menggeleng, “ Sekalian masuk ke
dalem aja, Bim! Biar gak kena angin, lagian Titi sama Ranti lagi gak ada di
rumah kok.”

Sesaat kemudian Maya kembali dengan
dua cangkir teh hangat dan sepiring sponge
cake
. Dilihatnya Bima sedang sibuk melihat-lihat tumpukan DVD di sebelah
televisi. Dia menoleh saat mendengar suara Maya meletakan cangkir di atas meja.

“ Kayanya nonton DVD bagus juga ya?”

“ Banyak yang belom ditonton tuh
filmnya.” Timpal Maya.

“ Mo nonton film drama ato action? Tanya Bima.

“ Mmm…”

“ Kayanya ujan-ujan gini, drama oke
juga ya?” Tanya Bima meminta pendapat Maya sambil mengacungkan kotak DVD
berjudul shopgirl.

Maya mengedikkan bahu dan
menghempaskan diri di satu-satunya sofa di ruangan itu, sofa berwarna cokelat
dengan pola bunga-bunga kecil yang manis di atasnya. Saat itu, Bima menyalakan
tv dan DVD player lalu ikut
menghempaskan dirinya di samping Maya.

“ Maya dingin?” Tanya Bima yang
sambil lalu menyentuh tangan Maya.

“ Gak kok.” Jawab Maya sedikit
berbohong, tanpa disadarinya angin yang menyusup dari taman belakang membuatnya
merapat pada Bima hingga dapat dirasakannya aroma tubuh laki-laki itu.

“ Aku ambilin jaket ya!”

“ Gak usah, Bim!” Cegah Maya, ia
meraih selimut yang terlipat di lengan sofa, “ ini ada selimut.”

“ Ya udah, Maya pake deh!.” Ujar Bima
sambil menyampirkan selimut disekeliling Maya.

“ Bima juga dong!”

“ Gak usah, “ tolak Bima, “ gak
dingin kok.”

“ Bohong!” Ujar Maya setengah
bercanda dan menawarkan sebagian selimutnya, “ we can share.”

Bima tersenyum lembut,
diselimutkannya bagian selimut yang tersisa ke sekeliling tubuhnya dan
direngkuhnya Maya ke dalam pelukannya.

I
always wanna do this with you.
” Bisiknya di telinga Maya.

Maya membeku, jantungnya berdetak
cepat. Kenapa aku ngerasa kaya gini?
Waktu sama-sama Andre aku gak pernah ngerasa kaya gini. Apa aku suka? Suka
Bima?
Dan saat itu Maya dapat merasakan wajahnya merona.

“ Maya gak marah kan?” Pertanyaan
Bima membuatnya tersadar dari kebekuan. Bahkan ia tak sanggup menjawab.

“ Maya…” Panggil Bima lagi, dapat
dirasakannya tangan Bima yang hangat menyapu lembut pipinya. Saat itu, Maya
mendongak dan melihat dagu Bima yang bergaris tegas lalu bibirnya yang tampak
lembut dan hangat.

Aku ingin rasa hangat itu. Seru Maya dalam hatinya, dan tanpa
disadarinya dia telah semakin mendekatkan bibirnya ke bibir Bima.

Dan sedetik kemudian mereka telah
hanyut dalam ciuman yang hangat.

Bima… Bima… betapa aku ingin merasakan bibir kamu yang
hangat ini. Bima aku jadi puitis. Bima aku gak mau berhenti. Bima, jangan
berhenti!
Bima, aku jadi bernafsu. Please, don’t
stop!

Saat itu, Bima menjauhkan bibirnya
hingga Maya tak dapat menciumnya lagi. Sesaat Maya terkesiap dan memandang
matanya yang teduh dalam tanda tanya.

We’d
better keep the best for last.
” Ujarnya sambil tersenyum ramah, disentuhnya
bibir Maya dengan jemarinya.

Bima… Bima kenapa begitu baik? Apabila yang ada di depanku
Andre, pasti dia tidak akan berhenti. Tapi, kamu… kamu menjagaku, kamu
menjaga kehormatanku.

Let
me just hold you like this.
” Ujar Bima lagi, direngkuhnya Maya erat ke
dalam pelukannya, “ I just wanna hold you
like this.

                                                           *

Suara sms membuyarkan lamunan Maya,
dilihatnya sekilas layar yang menyala putih di sampingnya, terpampang foto dan
nomor Bima. Dibacanya pesan singkat itu perlahan.

 
                14 Dec 06 1:48 pm

From : Bima

Maya, maaf ya kalo hari ini ku ganggu istirahat Maya.

Semoga Maya suka kue yang ku anter

Cepat sembuh ya, Maya! Jangan lupa minum obatnya.

Met istirahat ^_^

 
               Saat itu pandangan Maya terpaku menatap kotak yang
terbuka di atas meja riasnya, sepotong sachertorte,
ganache,
dan chocolate cheese cake
yang belum disentuhnya sama sekali. Bima,
makasih banyak ya!

  Dan saat itu, air mata Maya jatuh
membasahi pipinya.

 

Adi, maafin aku!

Aku selingkuh, Adi… Dan kali
ini terasa indah.

                                                                            * * *

Ps.  i never thought that you would go this soon.. without even a word to say, except        sentences in your blog that i read with tears in my heart.

Tidaaaaaakkk…!!! Noooooooo…!!!

December 25th, 2006 by punyadina

Saturday, conference room… Office!!

Bahkan Sabtu ini gw mesti ke kantor… yaikh! Kantor yang sepi, bahkan di toilet gak ada tissue n tong sampah. lampu2 pun gelap semua.. yang tertinggal cuma satpam dan 25 orang yang mesti lembur on the f***** weekend!(Ups!). But, anyway ternyata dapet environment baru… for the first time, boleh ada kaleng minuman and boleh makan di meja kerja… hip, hip horeee..!!! Boleh ber-jeans bahkan boleh pake celana pendek sama sendal jepit kalo mau… Quite a nice weekend though. Yup, nice dari sisi ke kantor yang santai banget. tapi, tetep aja hari libur gw berkurang satu hari… tidaaaaaaaaaakkk!!!!

Selasa, after Christmas holiday harus masuk kantor lagi… bergumul kembali dengan rutinitas yang mostly menambah semangat gw untuk jadi semakin sophaholic. Even, this weekend gw sudah membeli barang2 yang gak ada di shopping list… spending too much money just to have fun, Oh nooooooooo….!!!!

Conversation to a friend

November 4th, 2006 by punyadina

Cloudy day in Bandung, the city that i love most…
Today, i’m coming back to this beautiful town… the cool air under the shadow of giant trees along the road. Feeling the wind breeze on my face.
So many memories that left behind, but they’re all coming back to me now… somehow i feel gloomy.

I was reading your blog… why can’t i stop reading it?

Suddenly i felt as if somebody has stabbed by back… why? that’s the only question in my mind
Do you want to say something to me? If it so, please say it! then realease my pain.

Ps. I think love is an angel sin

L.O.V.E

August 21st, 2006 by punyadina

What’s the meaning of that word actually??

L is for the way you look at me
O is for the only one i see
V is very very extra ordinary
E is even more than anyone that you adore

 Last night i was just thinking and suddenly so many love songs flashing in my head… then i started questioning love… so simple question but pretty hard to answer.

This can’t be love because i feel so well
My head is not in the sky……

Love berarti Cinta dalam bahasa Indonesia… Kapan kamu tau bahwa kamu sedang jatuh cinta pada seseorang?

When you miss someone, is it mean that you’re in love? when you feel your heart beating fast, does it mean that you fell for someone?

Bagaimana kalau kamu sudah mencintai seseorang untuk waktu yang lama dan kamu tidak dapat merasakan rindu atau getaran yang sama lagi? apakah itu berarti kamu berhenti mencintai?

Sometimes at night i felt so lonely… some other time i felt so plain, i thought my feeling has already frozen. But, when you come home… everything’s different. How you could warm up my day, how you could make me feel so comfortable. But why can’t i feel it when you are far?

Tell me! because late at night, when darkness surrounds, i feel so scared.

   

Metabolism Shock

August 12th, 2006 by punyadina

Oh, my God!!

Gw pikir gw mimpi, tapi ternyata gw masih bangun…
stress kah gw? karena sebelum tidur gw mendengar suara-suara yang selalu gw dengar di kantor… bunyi mesin penghitung uang, bunyi printer IBM yang berisik, bunyi ‘tuk-tuk’ keyboard yang diketik cepet banget buat nge-input data, suara bergumam nasabah yang antri, bahkan sampe suara vacum cleaner waktu gw baru dateng pagi-pagi di kantor. Almost every night gw denger suara itu di kuping gw… Oh, no!!

Satu lagi yang aneh, gw jadi jarang ngerasa lapar… Jam makan gw tiap hari adalah jam 6 pagi, jam 1 siang n jam 10 malam… di luar itu, gw gak ngerasa lapar (gara-gara di kantor gak boleh ngemil kali ya??). Tapi, yang bikin tambah aneh, berat gw gak turun… malah naik 2 kilo!

Is this metabolism shock? (yang gw tau culture shock emang ada… metabolism shock??)

Anyway, hari ini setelah banyak istirahat (bangun siang maksudnya) trus nonton tv sejenak, abis itu beberapa jam di kamar mandi (luluran n body treatment lainnya), gw ngerasa lebih fresh… padahal kalo bisa berenang mungkin bisa lebih fresh lagi (how i love surrounded by cool water, hear nothing, see nothing… kinda scary but somehow can be shooting).

Hmmmphff..

Anything else?

Ok, got nothing else to write… Maybe i’ll continue later

G’nite

So Tired

August 5th, 2006 by punyadina

Sometime in August, jam 7 malem, kantor.

I’ve just realized that most of my time is spent in the office. 10 hours a day, 50 hours a week, 200 hours a month… incredible! i can’t believe it myself.

Berangkat jam 6 pagi (lagi-lagi macet), sampe rumah jam 10 (always masih macet), makan, mandi, tidur, bangun, berangkat kantor… it has becoming everyday routine. bener-bener gak ada waktu buat bersosialisasi sama temen-temen, apalagi cari temen baru. Tampaknya gw mengalami karantina model baru…

Stress?? (belum tentu juga, masih bisa tidur kok kalo malem)
Capek?? (pasti capek… siapa juga yang gak capek dengan rutinitas kaya gitu?)

Weekend… terasa banget buat istirahatnya. satu-satunya waktu gw bisa jalan-jalan sama temen, nelepon temen, nonton kartun di tv, bangun siang, santai-santai di sofa, makan tepat waktu… And when the weekend ended, otak gw langsung merangkai satu kalimat; i’ll face another hectic day tommorrow (huaa…!!)

Bahkan kadang weekend pun gak bisa buat waktu istirahat. Like today, August 06… harus bangun lebih pagi dari biasanya because ada acara sport festival dari kantor. Aerobik, nonton pertandingan, ikutan tarik tambang, teriak-teriak jadi supporter, performance parodi, lomba yel-yel… capek banget! tapi, thank’s God ternyata lomba yel-yel yang dadakan banget latihannya itu (sekali latihan dalam 3 jam doang) menang… hore!! trus gw juga dapet doorprize (tumben, padahal biasanya gak pernah menang apa-apa)… doorprize-nya lumayan, dapet DVD player (hore!!!), padahal pengennya dapet kulkas hehehe… but, it’s ok! cukup senang bisa kumpul-kumpul bareng temen kantor waktu weekend (gila, udah 5 hari ketemu terus… weekend tetep ketemu juga).

Yah, that’s life.

Two Perfect(?) Things

July 28th, 2006 by punyadina

I don’t know why, tapi setiap kali gw membuka blog-nya ada suatu perasaan yang muncul. Perasaan aneh yang gw sendiri gak bisa jelasin ato tentuin masuk kategori perasaan apa… let’s just say, strange feeling.
Strange feeling itu suddenly ngebuat gw merasa mellow, sedih, pengen nangis, menyesal, bingung, bertanya-tanya, berharap, cemas, takut, senang… semuanya bercampur-campur jadi satu. Dan satu lagi yang buat tambah aneh, selalu ada lagunya George Michael ‘Kissing a Fool’ (lagu itu dinyanyiin juga sama Michale Buble) mengalun di otak gw (kenapa harus lagu itu ya??)

Well, ketika kita dihadapkan pada dua perfect things berupa makhluk ciptaan Tuhan, pasti kita jadi bertanya… kenapa??
(Gak tau deh sebenernya tepat ato gak kalo dibilang perfect thing, tapi berhubung manusia diciptakan sempurna, gak salah kan kalo disebut perfect thing)

Kenapa strange feeling itu selalu muncul??? Why God??

sometimes gw pengen teriak… Kenapa sih??!! Kenapa gitu?? Kenapa harus kaya gini?? kenapa gak bisa gitu?

Kadang-kadang pengen bilang langsung ke orangnya, that i felt the same way too… that i wanted to be with you either… tapi, apa daya, everything’d done dan kita cuma punya 1/2 hati (1/2 yang lain harus ditemuin di dalam diri pasangan kita) yang kalo di-split lagi, jadi cuma tersisa 1/4 dan bisa mengakibatkan kematian.

(Menghela napas panjang… Fu…uh!!)

Strange feeling… confusion…. God, please help me! 
Bagaimana pun gw percaya, seandainya Tuhan telah menentukan jalannya, pasti takdir akan mengarahkan kita ke sana. am i right?!

Sweet Smell of Dollar

July 28th, 2006 by punyadina

first day of work… everything went excellent.
first week of work… everything’s fine
the following days of work… i’m having terrible cough

Pertama kali masuk ruangan cash transaction, i can smell something sweet. tadinya gw pikir itu bau parfum seseorang (yang pasti bukan makanan soalnya di kantor gw gak boleh bawa makanan ato minuman ke tempat kerja… menyedihkan banget gak sih?!), tapi ternyata itu bau Dollar. aneh ya? gw pikir, uang itu baunya gak enak. tapi, ternyata baunya beda-beda… yang pasti Rupiah adalah uang yang baunya paling gak enak dan paling berdebu. Yup! gara-gara keseringan menghisap debu rupiah (biar uang baru dari BI juga), gw jadi kena infeksi tenggorokan. kata dokter tenggorokan gw luka dan bisa berdarah… Oh, no!!
Yang bikin gw semakin kesel adalah, batuk gw sangat mengganggu rutinitas kerja (mana boleh pake masker?!) apalagi rutinitas pulang kantor (yang selalu sangat malam untuk jam pulang kantor kebanyakan orang daily ditambah berdiri di bis selama 2 jam) dan tidur gw. alhasil, gw selalu mengantuk di kantor (bad habit!!!)… somebody help me! heran ya, bisa2nya kalo gw di bis terbatuk2 sambil berdiri di antara kemacetan, gak ada yang ngasih gw tempat duduk, yang paling parah sometimes ada tempat duduk tapi diserobot sama seorang laki2! gak manusiawi banget sih tu orang… please deh! tapi, yah begitu lah Jakarta… kalo gak ikutan keras bakal kegiles roda kontainer sampe gepeng kaya telor dadar.

Balik lagi ke sweet smell of Dollar… akhir2 ini gw dah gak bisa mencium bau itu lagi. mungkin gara2 udah biasa ya? tapi, itu adalah bau yang menyenangkan dan bisa menenangkan kala gw bete sama antrian customer yang panjang di jam makan siang (kruyuk… laper!).
Sweet smell of Dollar itu juga yang gw bayangin waktu gw terbatuk-batuk di bis waktu pulang kantor (matre banget gak sih mikirin duit??). tapi, imagination itu gak ngebantu karena gw dah lupa juga baunya. tapi, you know what? suddenly another thing came…
Waktu itu bis yang gw naekin dah deket dari rumah (this time lagi lucky jadi dapet tempat duduk) n biasanya gak ada pengamen yang nyanyi lagi. tapi, waktu itu tiba-tiba ada cowok dengan dandanan rapi maju ke tengah bis… dia nyanyi bo!! suaranya bagus banget, maen gitarnya juga oke… gw curiga dia bukan tukang ngamen n pinjem gitarnya tukang ngamen yang masih duduk di bangku belakang bis. tapi, believe it or not, lagunya yang enak itu ngebuat batuk gw suddenly berhenti n mata gw yang berat jadi fresh lagi… aneh banget! Thanks God, malem itu gw bisa tidur. Thanks juga buat mas2 pengamen (ato yang nyamar jadi tukang ngamen) dengan rambutnya yang ‘botak’ dan kemeja kotak2 biru itu.

scary thing??

July 16th, 2006 by punyadina

Sebenernya udah lama banget gw pengen punya blog sendiri dan nulis tiap kali ada yang dipikirin… semakin ter-inspired waktu liat blog-nya temen-temen, especially Indri. Suddenly, gw rendevouz…

anyhow, do you ever felt scared about what you’ve been done? hari ini, pertanyaan itu terlintas di kepala gw setelah diomongin orang tua tentang ‘married thing’. what?? emangnya gw mo merit? tapi, somehow, gw jadi ngerasa agak takut… bukan sama merit-nya, tapi sama pilihan yang udah dijalanin… bener gak ya hal-hal yang udah gw pilih? bener gak ya orang yang udah gw pilih? little bit scary, kalo ternyata gw salah… ups!
But i  think it’ll be more scary if everything’s is too late… yakin gak sih sebenernya gw? pertanyaan yang aneh dan udah berkali-kali gw analisa (harusnya mungkin bukan di analisa tapi di jawab).

What’s wrong with me actually?? suddenly, gw jadi ngerasa lemas dan tak berdaya.. padahal harusnya gw bersemangat karena besok hari baru buat gw dan gw akan punya pengalaman baru.

Kemudian terlintas lagi kata-kata… kalo dua orang yang tidak ditakdirkan bersama percaya akan tekad kebersamaan satu sama lain, apakah mungkin akan mampu menembus tirai takdir?

In this world, anything could happen… kind of creepy, but we have to face it somehow. just let everything’s flow (perhaps for this moment, that’s the most secure way).